Rabu, 01 Juni 2016

Mencapai Puncak Gunung Dengan SMART Goals



Keindahan gunung nampaknya telah memikat banyak hati masyarakat Indonesia. Hal ini menimbulkan keinginan untuk dapat menikmati keindahan gunung secara langsung. Untuk pendaki awal terkadang harus mencari informasi mengenai persiapan apa yang harus disiapkan untuk pendakian.
Disini metode pengelolaan kinerja pendakian berbasis SMART goals akan kita gunakan untuk persiapan pendakian. SMART sendiri merupakan singkatan dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Timeline . Berikut perjabaranya :

1. Specific
Hasil gambar untuk specific
Specific artinya sasaran pendakian anda harus jelas. Hindari berkata terlalu umum atau kurang mendetail. Seperti mendaki harus siap. Siap dalam hal apa ?, Siap peralatan ?, Siap transportasi ?
.
2. Measurable 

 Hasil gambar untuk measurable
Measurable artinya sasaran harus terukur. Gunung yang akan didaki harus terukur sesuai dengan kemampuan fisik kita. Sebelum mendaki biasanya fisik harus ditempa dengan latihan rutin, hal ini akan membuat tubuh terlatih di medan yang menguras tenaga nantinya.

3. Achievable

Hasil gambar untuk achievable


Achievable artinya sasaran itu menantang namun sekaligus bisa dicapai. Ketika memulai sesuatu yang baru pasti jantung dilanda suasana deg - degan tapi diiringi jiwa yang berapi - api. Mindset ini menekankan selalu siap dengan tantangan. Seperti jika ingin melihat sunrise kalian harus siap bangun pagi, sebab sunrise bukan untuk orang yang terlambat.

4. Relevant
Hasil gambar untuk relevant

Relevant artinya sasaran pendakian relevant dengan beberapa aspek yang harus diprioritaskan dalam persiapan pendakian. Skala prioritas yang tidak relevant bisa menghambat atau mengacaukan pendakianmu. Seperti persiapan perbekalan harus disiapkan H - 7 pendakian, sedangkan untuk persiapan tim, disiapkan H-1 pendakian. Hal ini terbalik bukan ?. Jadi buat kalian harus bisa membuat metode alokasi yang relevant.

5. Timeline

Hasil gambar untuk timeline icon
Timeline artinya sasaran juga merujuk pada deadline yang jelas. Hindari mendaki tanpa perencanaa. Mendaki adalah olahraga yang tergolong ekstrem, dengan perencanaan yang baik dan komitmen terhadap deadline akan membantu tim untuk tetap fokus menjalankan pendakian tapat waktu, atau bahkan lebih cepat.
Dengan berpegangan kepada metode SMART memungkinkan pendakianmu akan semakin asiyk dan tentunya lebih terasa aman.

Salam Lestari


Tidak ada komentar:

Posting Komentar